DAKWAHPOS.COM,
BANDUNG- Kitab kuning kini sudah semakin jarang peminat.Ini jugat erjadi di Masjid
Iqomah UIN Sunan Gunung Djati Bandung.Spanduk pengumuman jadwal kajian kitab kuning
yang terpajang di dinding depan masjid iqomah ternyata sudah tak terlaksana lagi.
Drs.
A.Bachrun Rifa’I selakuketua DKM Masjid Iqomah mengatakan (12/10), pengajian yang
didirikan bulan maret 2014 ini hanya berlangsung selama 3 bulan. Ini terjadi karena semakin sedikit minat pengikutnya.
“Pada awalnya terdapat banyak sekali
yang daftar di pengajian ini. Namun yang datang hanya sekitar 10-15
orang.Semakin kesini makin jarang yang datange ntah karena waktu atau apa.” Ujarnya
Pasalnya, pengajian ini bertujuan untuk mengkader mahasiswa
agar bisa menguasai kitab kuning dengan kajian-kajian yang ada di dalamnya.
“dikarenakan zaman sekarang kekurangan orang yang berkecimbung dalam kitab kuning,
maka didirikanlah pengajianini agar mengkader mahasiswa supaya bisa menguasai kitab kuning.”
Ucapnya.
Dia mengatakan atas dasar tersebut maka
orang-orang yang mempunyai ilmu dari kitab kuning berkumpul untuk mengamalkan ilmunya. Mereka adalah para dosen dari beberapa jurusan untuk bersedia mengajarkan kitab kuning kepada mahasiswa-mahasiswa
UIN Sunan Gunung Djati, ataup ununtuk masyarakat umum.
“Maka remuklah
orang-orang keluaran pesantren untuk mengjarkan Kitab Kuning ini”.Ucapnya
Reporter:
Linda Maulidah KPI/III/B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar